Komponen Mobil yang Diganti Sebelum Mudik

Komponen Mobil yang Diganti Sebelum Mudik

Mudik adalah salah satu ritual unik yang terdapat di sedikit negara, salah satunya adalah Indonesia. Berbondong-bondong orang pulang kampung menemui sanak saudara melepas rindu.

Salah satu moda transportasi yang biasanya digunakan saat mudik adalah mobil pribadi. Hal ini terutama dilakukan oleh masyarakat perkotaan. Selain lebih mudah dan tidak perlu berganti-ganti moda transportasi, mudik menggunakan mobil juga memungkinkan seseorang membawa lebih banyak barang.

Nah, sebelum mudik, ada baiknya Anda mengganti beberapa komponen. Hal ini dilakukan agar mudik Anda bersama keluarga menggunakan mobil dapat dilalui dengan lancar.

Apa saja komponen yang harus diganti tersebut? Berikut ulasannya:

Oli

Komponen pertama yang harus Anda ganti adalah oli. Ganti oli mesin dianjurkan sebelum melakukan perjalanan jauh seperti mudik.

Sebelum mengganti oli, alangkah baiknya ‘flush’ mesin terlebih dulu, hal ini berguna agar pelumas bekerja lebih maksimal sebelum oli lama dibuang.

Selain itu, ganti pula filter oli serta oli gardan dan oli transmisi. Dua oli yang disebutkan terakhir memang harus diganti setiap mobil mencapai jarak tempuh 20 ribu km. Ingat, pakai oli yang dirancang khusus untuk iklim tropis.

Ban

Terdapat beberapa ciri ban yang membuat Anda harus menggantinya sebelum mudik. Pertama, ban dalam keadaan halus atau botak. Selain itu, ganti juga ban dalam jika sudah pernah bocor lebih dua kali.

Kemudian, periksa juga, apakah ada benjolak di permukaan ban luar. Ban yang benjol menandakan seratnya sudah sobek, sehingga ada kemungkinan saat digunakan akan membesar, atau bahkan ban pecah.

Ciri lainnya adalah warna. Ban yang baik adalah ban berwarna hitam. Jika sudah pudar, maka kemungkinan ban tersebut sudah rapuh karena panas. Selain itu, ganti juga ban yang sudah retak karena sangat berbahaya jika digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Rem

Komponen ini juga sangat penting Anda perhatikan sebelum melakukan perjalanan mudik. Segera ganti selang dan master rem jika ada indikasi kebocoran. Cek juga volume minyak rem. Jika tinggal sedikit, jangan ragu untuk menambahkannya. Selain itu ganti juga kanvas rem jika telah menipis.

Beberapa tanda yang mengindikasikan rem harus diganti adalah kedalaman pijakan rem. Semakin dalam pijakan, maka semakin tipis lah kampas rem. Selain itu, rem bergetar serta suara pada rem juga indikasi kampas rem harus diganti.

Sekadar informasi, usia kampas rem mobil matic lebih cepat dibanding mobil manual. Misalnya, jika kampas rem pada mobil manual habis pada jarak tempuh 70 ribu km, maka pada mobil matic bisa hanya setengahnya.

Selain komponen yang harus diganti tersebut, terdapat pula komponen-komponen lain yang wajib diperiksa, dan harus diganti jika sudah rusak. Misalnya, aki, radiator, lampu, AC, suspensi, hingga wiper.

 

Sumber : liputan6

edwin
edwin
 
error: Content is protected !!